Tag Archives: Perasaan

Move on

Gue sering mendengar beberapa wanita  berkata kalau mereka tidak bisa hidup tanpa pacar mereka. logika gue menyatakan itu tidak masuk akal. Biasanya gue melontarkan pernyataan balik ke mereka, bukankah selama beberapa tahun sebelum lo pacaran, lo hidup dan normal-normal aja.

Beberapa orang tidak bisa menjawab pernyataan tersebut, beberapa lainnya mencoba menjelaskan tapi tidak dapat menemukan kalimat yang tepat untuk diberikan pada gue.

Gue akhirnya menemukan jawaban dari penyataan gue sendiri, jawaban ini gue temukan dari salah satu novel yang gue baca. Kita masih bisa hidup tanpa significant other tersebut, hanya saja akan berbeda rasanya dan terlalu besar beban perasaan emosional yang harus kita lalui.

Move on itu bisa. Sangat bisa dilakukan, hanya saja setiap individu itu berbeda. Gue membutuhkan waktu setengah tahun untuk benar-benar menerima kenyataan bahwa finally kita nggak bareng lagi dan beban perasaan tersebut akhirnya tidak mengganguku lagi. Beberapa orang malah akan terjebak dalam perasaan emosional mereka, beberapa lainnya membutuhkan waktu yang lebih dari setengah tahun.

Advertisements
Tagged , , ,

Feel Guilty

Gue ngelakuin suatu hal yang memiliki dampak yang cukup besar, Gue akhirnya berkutat dengan pemikiran gue sendiri apakah gue harus mengakui kesalahan yang gue perbuat atau memilih untuk berjalan angkuh melewatkan masalah ini dengan menggunakan kekuasaan yang ada.

Gue yang dulu akan memilih untuk berjalan angkuh melewatkan masalah ini, merasa terlalu gengsi untuk mengakui kesalahannya. Tapi, tidak sekarang. Gue sendiri terkejut dengan keputusan yang gue ambil pada akhirnya. Memilih untuk menjelaskan duduk perkara dan meminta maaf akan kesalahan yang gue buat.

Gue suka dengan perasaan ini, perasaan yang ditimbulkan setelah meminta maaf akan kesalahan yang gue buat. Gue merasa lega dan happy, really – really happy, sadar kalau gue udah berubah menjadi lebih baik dibanding dengan diri gue yang sebelumnya.

Tagged , , , ,